Ke-khas-an, sebuah Nilai Tambah

Kini saatnya para pelanggan harus memiliki alasan untuk membeli dari kita. Karenanya kita harus bersaing untuk merebut perhatian mereka dengan berusaha membuat sesuatu yang ‘khas’ untuk bisa ditawarkan. Nah, dengan potensi khusus inilah yang akan membedakan bisnis kita dalam pertarungan dengan kompetitor, dan juga satu point lagi yang tak kalah pentingnya, ini akan bisa menjadi sesuatu yang menjamin bahwa kita bisa lebih leluasa menentukan harga agar kita dapat mengambil margin yang lebih memuaskan.
Biasanya sumber dari ke-khas-an ini bisa berupa satu atau beberapa tawaran khusus. Semakin banyak tawaran khusus dalam produk kita, semakin kecil kemungkinan ruang gerak pelanggan kita untuk dapat membandingkan harga produk kita kepada harga dasar bahan baku dan biaya produksinya. Oleh karenanya akan sangat lain ceritanya apabila kita bisa menjual produk tersebut dengan mendasarkannya pada tawaran khusus / ke-khas-an tersebut, maka nilai intrisiknya bisa-bisa diabaikan sama sekali oleh pelangan, yang penting baginya adalah mendapatkan keistimewaan.

Ketika kita bisa mencapai kesuksesan bisnis dengan lantaran menjual ke-khas-an ini, juga sebenarnya hal ini benar-benar membantu kita semakin dekat dengan pelanggan dan memahami kebutuhan mereka, untuk kemudian kita bisa menjamunya secara istimewa. Dengan begitu untuk pertemuan-pertemuan dengan pelanggan tersebut selanjutnya kita bisa menggaet mereka dengan lebih simpel, efektif dan efisien, tanpa perlu banyak basa-basi lagi sebagai prolog atau ice break-nya. Kita bisa mulai memunculkan ke-khas-an ini antara lain melalui keahlian khusus kita, pengetahuan kita ataupun teknologi (atau kompetensi) kita, yang hal ini harus terus aktif kita kembangkan, karena bisnis itu sendiri selalu berkembang dari waktu ke waktu.

Kemampuan kita untuk me-manage ke-khas-an tersebut nantinya akan bisa mengantarkan produk kita semakin masif dikenal oleh pasar dan merebut perhatian pelanggan, itulah kemudian yang kita sebut dengan Nilai Tambah. Namun jangan lupa, seberapa besar minat pasar akan ke-khas-an ini perlu kita buktikan, karena yang satu ini tidak bisa hanya dengan perkiraan, keyakinan atau asumsi-asumsi saja. Cara agar kita mengetahuinya adalah dengan menanyakan pertanyaan ini:

Mengapa mereka (para pelanggan kita), membeli produk tersebut dari kita, bukan dari kompetitor kita?

Tampaknya pertanyaan ini sederhana, dan umumnya mereka menyambut baik diskusi-diskusi seperti ini, karena mereka bisa bicara dari hati ke hati dengan kita, dan barulah kita tahu bahwa pastilah mereka tidak serta merta memutuskan membeli kepada kita begitu saja tanpa ada alasannya. Dari sini Kita akan memperoleh jawaban-jawabannya tentu saja ada yang menggembirakan dan juga bisa saja ini justru mempunyai implikasi yang menakutkan, karena hal itu bisa saja membeberkan dan membuka semua kekurangan usaha kita.
Tinggal bagaimana dengan kita, siap atau tidak?

Jakarta, 20102010

Written by arifunasiin